Postingan

kabar meepago

Gambar
TPNPB insurgent, Meski ada rantai disipliner pada jajaran nya. oleh : Kristianus darmas Integritas TPNPB sebagai tentara pembebasan adalah diakui atas Hak asasi nya sebagai kelompok/ etnis yang turut memiliki hak pada pandangan EGA OMNES termasuk atas di perbolehkan nya dalam upaya alasan “ Self determination” sesuai Dalam opini mahkamah internasional (ICJ) yang dikeluarkan pada tanggal 9 Juli 2004 dimana self determination adalah merupakan bagian Hak Erga Omnes. maka karena ada ruang di wilayah hukum atas status TPNPB-OPM yang juga menginisasi diri sebagai tentara sayap pembebasan maka TPNPB pada pandangan ”Higgin & Greenspan” sebagai insurgensi tunduk pada ketentuan wilayah hukum Ganeva atas Protokol Tambahan I & II Humaniterian. atas hal ini TPNPB harus memiliki rantai komando yang disipliner intens dalam sosialisasi dan praktikum kepada anggota nya untuk menekan pelanggaran Humaniter, Sebagaimana hukum umum kebiasaan intruksi yang dilakukan pihak Tentara nasional yang legal...

Empat kampung Pugay

Gambar
Deiyai Empat Kampung Pugay telah Berantas Penyakit Sosial P u g a y – Turunan dari keputusan berantas penyakit social oleh Team Pemberantas Kabupaten Deiyai, Distrik Tigi, Tigi Timur dan Tigi Barat, kini beranjak di tingkat Kampung.  Kali ini datang dari Daerah Pugay 4 (Empat) Kampung di antaranya Kampung Epanai, Kampung Yinudoba, Kampung Piyake dan Kampung Digikotu Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai. Mereka telah menggagas beberapa yang menjadi keputusan bersama untuk membasmikan penyakit social yang ada di daerah itu.  Penyakit sosial yang harus di basmikan di beberapa kampung tersebut telah merumuskan dan di tuangkan dalam sebuah keputusan, sehingga jika melanggar keputusan itu maka akan dikenakan SANGSI TEGAS bagi pelaku pelanggar sesuai dengan sangsi yang disepakati.  Beberapa poin yang menjadi keputusan bersama berantas penyakit sosial itu tindak lanjut dari apa yang sudah diputuskan di tingkat Kabupaten, serta Distrik Tigi Barat. Sehingga Jika salah satu jenis pe...

pelayanan kesehatan RSUD Deiayi

Gambar
senin 18-juli-2022 Jam 09:30 WIT. Pelayanan Kesehatan RSUD Deiyai Tidak Berjalan Normal/Tutup, Banyak Warga Pasien Yang Pulang Tidak Jadi Berobat.  Menurut Salah Satu Petugas Tenaga Kesehatan RSUD Deiyai, Pelayanan Kesehatan RSUD Deiyai Tidak Layani Dikarenakan Belum Bayar Hak Petugas. Pemerintah Kabupaten Deiyai Dalam Hal Dinas Terkait Harus Kontrol Dalam Hal Pelayanan Kesehatan PASIEN, Agar Masyarakat Yang Mau Berobat Tidak Kecewa. #SAVE_DEIYAI edited goomakituma

eropa

Gambar
Europa is the oldest colonial and capitalist that threatens the existence of black human life on earth, including the Papuan nation.  Europa is a Western Capitalist Who has no history to liberate a nation for nothing.  What do ULMWP and its elite politicians want to take from Europe???  It is clear that Europa is a thief and a murderer of the Papuan people and a traitor to the black nation, she is African negrods on planet earth.  ULMWP's actions in diplomacy in Europe are efforts to catch wind, diplomacy on the spot, or diplomacy to kill yourself or diplomacy with capitalist and colonial spies???  The Papuan people should not BELIEVE in Europe, which has conspired with the Republic of Indonesia for years to kill and steal the NATURAL PROPERTY of the Papuan Nation.  What do ULMWP want to take from Europe???  Why does ULMWP continue to be friends with Europa Who is a good friend of the Republic of Indonesia???  The two questions above m...

TPNPB bantah bakar perumahan guru SMAN 1 Ilaga

Gambar
TPNPB bantah bakar perumahan guru SMAN 1 Ilaga Tanah Papua ,  TNI-Polri ,  TPNPB  -  News Desk May 17, 2022 Writer: Hengky YeimoEditor: Syam Terrajana Ilustrasi TPNPB. - Jubi/Dok Jayapura, Jubi – Tentara Nasional Papua Barat TPNPB, membantah tudingan aparat keamanan Indonesia yang menyebut pihaknya membakar gedung perumahan guru SMAN 1 di Ilaga kabupaten Puncak. Selama bulan Mei  TPNPB  menyatakan tidak pernah membakar rumah atau sekolah. “Kalau bulan April pasca penembakan Lucky Murib barulah kami membakar sejumlah rumah. Untuk kali ini kami tidak membakar rumah atau sekolah,”kata Numbuk Telenggen, mewakili pihak TPNPB melalui pesan singkatnya, Selasa (17/5/2022). Telenggen menegaskan, sikap TPNPB jelas adalah melawan  TNI/POLRI yang mereka sebut sebagai teroris. Musuh TPNPB menurut pihaknya adalah  TNI/POLRI yang membunuh orang Papua. “Polisi mereka kasih keluarkan berita Hoax. Untungnya apa kami membakar sekolah. Tugas TPNPB jelas perang melawa...

jaringan doa

Gambar
'LET US PRAY SPECIFICALLY FOR THE RECOVERY OF THE NATION OF ISRAEL AND THE NATION OF PAPUA AT 3 PM TODAY'  "Happy 74th Anniversary of the Independence of the Modern Israelites"  The Israelites were driven out of the Land of Canaan by God through the surrounding nations and became a diaspora (overseas nation) for thousands of years because there were two major transgressions, namely first, worshiping idols;  and second, rejecting and killing the Messiah (Son of God).  After thousands of years of being a diaspora nation, with the help of the United States and Britain, the Israelites returned to the Land of Canaan and proclaimed the establishment of the State of Israel.  On May 14, 1948 the nation of Israel was established as an Independent Sovereign State.  Even though the nation of Israel is already independent and sovereign, until now the nation of Israel is still stumbling because of the two big problems above.  God (Yahweh) had not yet re...

emas

Gambar
good night she is a golden girl. Congratulations on guaranteeing the entire kitchen world is Papua. Papuans with black hair, curly hair, Abuh's feet are safe, guaranteeing the world.

akun fb yang saya lampirkan di bawah ini dia minta saya foto celanjang no hp ini bahaya kami org papua menniggal karena mogai dimi nomor satu kako ini papua bageko bokate kouka negamakai kowakeima kowakouma

Gambar
akun fb yang saya lampikan di bawah ini berhati"  

1 MEI 2022 HARI ANEKSASI WEST PAPUA KE NKRI, TPNPB NGALUM KUPEL PEGUNUNGAN BINTANG MENEMBAK DUA ANGGOTA TNI-POLRI

Gambar
1 MEI 2022 HARI ANEKSASI WEST PAPUA KE NKRI, TPNPB NGALUM KUPEL PEGUNUNGAN BINTANG MENEMBAK DUA ANGGOTA TNI-POLRI  Kontak tembak telah terjadi di hari dimana bangsa Papua memperingati 59 Tahun aneksasi West Papua kedalam NKRI secara sepihak oleh kaum kolonial. Kontak tembak terjadi antara Komando Nasional - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) Komando Daerah Pertahanan NGALUM  KUPEL dengan TNI-POLRI, militer Indonesia di  Wilayah Distrik Okbibab Pengunungan Binatang, West Papua. Peristiwa penembakan terjadi pada hari Minggu 1 Mei 2022 sekitar pukul 10.30 WIT telah terjadi kontak tembak di Wilayah Distrik Okbibab antara personil Gabungan TNI-POLRI dengan TPNPB  Ngalum Kupel yang mengakibatkan 1 (Satu) personil Brimob dan 1(Satu) personil Pamtas TNI mengalami luka tembak.  Adapun identitas korban sebagai berikut : Nama : Vany Putra Perdana, Pangkat / NRP : Bripda / 98100689, Kesatuan : Batalyon C Resimen III Paspor  dan Nama : Willy John, Pangk...

Ikatan IPPMMAPI Se-Jayapura Sukses, Gelar Mubes Ke-V Suara Meepago / admin / 3 jam yang lalu

Gambar
Ikatan IPPMMAPI Se-Jayapura Sukses, Gelar Mubes Ke-V  Suara Meepago  /  admin  /  3 jam yang lalu Paniai, Suara Mee– Ketua Panitia Peneyelenggara Kegiatan musyawarah besar Ikatan pemuda Pelajar Mahasiswa Masyarakat Piyaiyita (Mubes IPPMMAPI) Se-Jayapura Ke V Merfit Gobay mengatakan, pihaknya telah sukses menyelenggarakan Mubes. Mubes IPPMMAPI Ke-V digelar di Hotel Wisma Abepura, Jayapura pada Sabtu, (30/4/2022) “Selama kami membuka pendaftaran, tiada ada calon lain yang mendaftar sehingga pemilihan Pengurus IPPMMAPI dipilih […] The post  Ikatan IPPMMAPI Se-Jayapura Sukses, Gelar Mubes Ke-V   appeared first on  Suara Meepago . Kunjungi website

selamat hari minggu

Gambar
selamat hari minggu

papuans

Gambar

Kabupaten Dogiyai Terima 272 CPNS Formasi 2022, Bupati Dumupa: Silahkan MelamarSALAM PAPUA / Yosefina / 18 jam yang lalu

Gambar
Kabupaten Dogiyai Terima 272 CPNS Formasi 2022, Bupati Dumupa: Silahkan Melamar SALAM PAPUA  /  Yosefina  /  18 jam yang lalu Yakobus Dumupa, S.IP, M.IP (Foto: SAPA/Acik)  SAPA (TIMIKA) —  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, Provinsi Papua menyediakan formasi bagi para sarjana dan diploma sebesar 272 orang pelamar menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tahun 2022.  Kabar gembira itu diperoleh setelah berlangsung pertemuan antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) dan Badan Administrasi dan Kepegawaian Negara (BAKN) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Dogiyai, Drs Petrus Agapa, M.Si dan pihak Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dogiyai di Jakarta, Rabu (27/4). “Saat berlangsung pertemuan antara pihak Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi dan BAKN bersama para Sekda dan BKPSDM seluruh Papua di Jakarta, kami memperoleh informasi Kabupaten Dogiyai mendapat jatah kuota for...

SERUAN POKOK DOADALAM RANGKA HARI ANESASI PAPUA1 MEI 2022

Gambar
SERUAN POKOK DOA DALAM RANGKA HARI ANESASI PAPUA 1 MEI 2022 ========================== Di momentum 1 Mei 2022 Hari Aneksasi Papua dalam Negara Republik Indonesia dengan kekejaman Militer maka kami selaku Gembala menyeluarkan Seruan Pokok Doa.  Sebelumnya itu kami menjelaskan sedikit tentang 1 Mei 1963 itu apa yang terjadi? Jadi 1 Mei 1963  adalah awal pemusnahan Manusia Melanesia di Papua Barat, dimana UNTEA menyerahkan Administrasi West Papua Kepada Indonesia secara sepihak tanpa diketahui oleh orang Papua Barat sebagai pemilik dan pewaris wilayah west Papua. Hal ini dilakukan atas kongkalinggong Amereika Serikat, Belanda, Indonesia dan PBB, untuk kepentingan ekonomi di Papua Barat, maka rakyat Papua jadi korban samapai dengan saat ini. Aneksasi Bangsa Papua ke dalam NKRI melalui UNTEA 1 Mei  1963 merupakan kejahatan atas Hak Politik dan hak hidup serta Hak ekonomi orang Papua dilanggar. PBB sampai dengan saat ini tidak Pernah merasa bersalah atas nasib bangsa Papua. 01 ...

Tolak DOB & Otsus Jilid 2, Ratusan Warga Dogiyai Unjuk Rasa di Kantor DPRD

Gambar
Nabire.Net News & Inspiration Tolak DOB & Otsus Jilid 2, Ratusan Warga Dogiyai Unjuk Rasa di Kantor DPRD 29 April, 2022 17:52     INFO PAPUA     No comments (Tolak DOB & Otsus Jilid 2, Ratusan Warga Dogiyai Unjuk Rasa di Kantor DPRD) Dogiyai, Solidaritas Rakyat Dogiyai menyatakan menolak Pembentukan Daerah Otonomi Baru Provinsi Papua Tengah serta pemberlakuan Otsus Jilid 2. Hal itu terungkap dalam aksi demo damai yang dilaksanakan Solidaritas Rakyat Dogiyai, Jumat (29/04/2022), bertempat di Kantor DPRD Dogiyai. Sebelum menuju Kantor DPRD Dogiyai, massa berkumpul terlebih dahulu di lapangan Sepakbola Moanemani dan berjalan kaki bersama menuju Kantor DPRD Nabire. Sebelum membacakan pernyataan sikap, terlebih dahulu disampaikan beberapa hal oleh orator secara bergantian. Pernyataan sikap disampaikan oleh Koordinator Aksi atas nama Beny Goo. Beny Goo meminta perhatian akan penolakan tersebut yang disampaikan kepada Kapolri dan Menko Polhukam di Jaka...

Sylom selmat mlm semuanya keluarga fb dima sj yg berapa akun facebook yg saya lampirkan di bawah ini tidak boleh terima dari akun itu akun itu bukan orang papua asli yang main akun fb itu orang pendatang TNI/Porli yang main jadi tdk boleh terima konfirmasi atau inbox

Gambar
Sylom selmat mlm semuanya keluarga fb dima sj yg berapa akun  facebook yg saya lampirkan di bawah ini tidak boleh terima dari akun itu akun itu bukan orang papua asli yang main akun fb itu orang pendatang  TNI/Porli yang main jadi tdk boleh terima konfirmasi atau inbox  

"KEMBALI LAGI TERJADI PEMBUNUHAN OLEH TNI TERHADAP MUSA NAWIPA (GURU SD) DI KABUPATEN NDUGA - PAPUA"Musa Nawipa, Salah satu Guru SD Yigi, Kenyam Kabupaten Nduga yang disiksa seharian hinga meninggal Dunia. Perlakuan biadab ini diketahui dilakukan oleh aparat Militer yang bertugas di Pos TNI AD Quari Atas Yonif R 431/SSP di Kabupaten Nduga Papua.Di bawah ini kami KNPB Ndugama akan merilis kronologis berdasarkan informasi kejadian dari TKP, dan juga memberi tanggapan kami kepada negara Indonesia.KRONOLOGISMusa Nawipa sang guru SMP Negeri Jigi di Distrik Jigi Kabupaten Nduga. Telah menghembuskan napas terakhir dari Tangan Pasukan Teroris Marinir Angkatan Laut Indonesia yang sedang beroperasi di Wilayah kabupaten Nduga Papua Rabu 26-April-2022.Pada hari sabtu, 16 April 2022, Alm. Musa Nawipa S.Pd berangkat dengan Pesawat AMA menuju Kenyam, Ibu kota Kabupaten Nduga untuk pergi bertugas di sekolah. Disana diketahui selama 1 satu Minggu 3 tiga hari beliau tinggal di rumah Barak Pemda. Pada Hari Rabu malam, tanggal 26 April telah terjadi kebakaran di Barak Pemda Nduga, sehingga orang-orang penghuni Barak itu masing-masing lari keluar rumah menyelamatkan dari kobaran api dan beliau juga menyelamatkan diri ke arah Pos Mariner Angkatan Laut di kenyam kota, dengan tujuan beliau pergi berlindung selamatkan diri dari kobaran api malam itu.Namun Musa Nawipa menjadi korban nyawa, pasukan Mariner angkatan laut melakukan penganiayaan, penyiksaan, dan pengeroyokan hingga menghembuskan nafas terakhir di tangan Pasukan Teroris Marinir Angkatan Laut (Rabu malam, 26 April 2022)Tindakan kekejaman negara oleh Pasukan Mariner Angkatan Laut Indonesia, atas seorang guru SMP Nduga bernama Musa Nawipa tanpa bertanya dan tidak keluarkan tembakan ke udara sebagai tanda peringatan, namaun anggota marinir di pos tersebut langsung menyerang dan memukul mukul sambil menyiksa dia secara masal, dengan benda tajam tusuk di kepala dan seluruh tubuh hingga menghembuskan napas terakhir. Setelah Pasukan Marinir Angkatan Laut berhasil membunuh menghabiskan nyawa seorang guru SMP Jigi an. Musa Nawipa, dan mayatnya titip ke kantor Polres Kenyam kota untuk di amankan. Pihak keluarga korban minta mayatnya Alm. Musa Nawipa divisum, namun pihak aparat Kepolisian Polres Nduga melarang menghalangi, akhirnya mayatnya di kirim ke Rumah Sakit Umum Wamena, dan disana pihak kepolisian Polres Jayawijaya dan TNI juga ikut melarang agar tidak divisum.TANGGAPAN KAMI KNPB WILAYAH NDUGAMADari kronologis penyiksaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh petugas aparat TNI terhadap Alm. Musa Nawipa adalah murni dugaan kasus "PELANGGARAN HAM BERAT".Perisitiwa ini adalah satu bagian yang tidak terpisahkan oleh kekerasan HAM atas kehadiran pengedropan militer gabungan (TNI-POLRI) pasca konflik Nduga berdarah 04 Desember 2018 hingga kini. Maka kami mendesak Prosiden RI Joko Widodo, Panglima dan Kapolri kolonial Indonesia segera bertanggung jawab atas hukum, sebagaimana pelaku pembunuhan ini harus diproses; Dan segera tarik seluruh pasukan organik maupun non-organik dari wilayah Kabupaten Nduga.Pada sisi lainnya, kami KNPB Wilayah Ndugama menilai bahwa: Selamanya Kabupaten Nduga akan menjadi daerah DOM (Daerah Operasi Militer) Indonesia, dan rakyar sipil lah korbannya. Sehingga rakyat Papua dan seluruh elemen sipil-politik Papua harus berperan aktif mendesak negara Indinesia agar stop melakukan operasi militer besar-besaran ke Kabupaten Ndugana, maupun Papua pada umumnya. Persoalan konflik bersenjata antar TPNPB-OPM dengan TNI-POLRI, semestinya ini persoalan politik yang harus dimediasi pihak ketiga. Misalnya PBB, atau negara Indonesua layaknya memberi keadilan demokrasi bagi orang Papua untuk mendapatkan Hak Menentukan Nasib Sendiri (HMNS) sebagaimana penjajahañ di atas dunia harus dihapuskan. Kalau tidak ada solusi HMNS bagi rakyat Papua, maka kejahatan negara Indonesia atas tindakan pelanggaran HAM Berat yang dilakukan oleh TNI-POLRI akan terus meningkat, dan sewaktu-waktu Indonesia akan hancur moralitas kemanusiaannya di mata dunia. Rakyat Papua berhak mendapatkan HMNS sebagaimana bangsa Papua bukan bagian dari Indonesia, sebab selama ini pemerintahan Indonesia di atas tanah Papua adalah ilegal (neo-kolonialism). RIP Musa Nawipa, S.Pd (Guru SMP Yigi, Kabupaten Nduga). 😭🥀🙏(Ndugama, 29 April 2022)~ Pengurus KNPB Wilayah Ndugama___________________________Catatan:"Di bawah ini, adalah foto asli dari Alm. Musa Nawipa S.Pd. (Guru SMP Jigi Kabupaten Nduga), yang mengalamuli luka-luka penganiayaan hingga meninggal dibunuh oleh TNI yang bertugas di Kabupaten Nduga."

Gambar
"KEMBALI LAGI TERJADI PEMBUNUHAN OLEH TNI TERHADAP MUSA NAWIPA (GURU SD) DI KABUPATEN NDUGA - PAPUA" Musa Nawipa, Salah satu Guru SD Yigi, Kenyam Kabupaten Nduga yang disiksa seharian hinga meninggal Dunia. Perlakuan biadab ini diketahui dilakukan oleh aparat Militer yang bertugas di Pos TNI AD Quari Atas Yonif R 431/SSP di Kabupaten Nduga Papua. Di bawah ini kami KNPB Ndugama akan merilis kronologis berdasarkan informasi kejadian dari TKP, dan juga memberi tanggapan kami kepada negara Indonesia. KRONOLOGIS Musa Nawipa sang guru SMP Negeri Jigi di Distrik Jigi Kabupaten Nduga. Telah menghembuskan napas terakhir dari Tangan Pasukan Teroris Marinir Angkatan Laut Indonesia yang sedang beroperasi di Wilayah kabupaten Nduga Papua Rabu 26-April-2022. Pada hari sabtu, 16 April 2022, Alm. Musa Nawipa S.Pd berangkat dengan Pesawat AMA menuju Kenyam, Ibu kota Kabupaten Nduga untuk pergi bertugas di sekolah.  Disana diketahui selama 1 satu Minggu 3 tiga hari beliau tinggal di rumah Bara...

Pendekatan Defensif Dinamis Ciptakan Papua Sejahtera

Gambar
Pendekatan Defensif Dinamis Ciptakan Papua Sejahtera James April 28, 2022 31 views Pendekatan Defensif Dinamis Ciptakan Papua Sejahtera Oleh : Rebecca Marian Pemerintah berupaya menerapkan strategi defensif dinamis dalam rangka menciptakan stabilitas keamanan. Dengan adanya stabilitas keamanan tersebut, kesejahteraan Papua diharapkan akan segera terwujud. Papua merupakan wilayah timur yang membutuhkan perhatian khusus, itulah mengapa ada kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) di sana. Namun konflik di Papua seakan menjadi berita yang tak kunjung usai, sehingga diperlukan pendekatan secara humanis maupun defensif humanis agar masyarakat bersimpati kepada pemerintah. Pendekatan humanis dinilai mampu menarik simpati masyarakat, sehingga hal ini akan mempermudah proses pendekatan keamanan bagi masyarakat Papua. Selain itu, pendekatan ini juga memiliki perspektif yang bisa membangun suasana kedamaian dan keakraban di Papua. Tentu saja kesejahteraan akan sulit digapai apabila Papua masih saya dili...

Sebanyak 31 Orang Warga Papua Ditetapkan Tersangka Peti

Gambar
Sebanyak 31 Orang Warga Papua Ditetapkan Tersangka Peti Yusef  -  Hukum 28 April 2022 Ilustrasi (Ist) Realitarakyat.com –  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Papua Barat menetapkan 31 orang tersangka dalam kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kampung Wasirawi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Papua Barat Kombes Pol Romilus Tamtelahitu melalui Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi menyatakan dari total 46 orang yang ditangkap dari lokasi, 31 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. “Tim Gabungan Ditreskrimsus bersama Sat Brimob Polda Papua Barat melakukan penangkapan 46 orang pada Sabtu, 16 April 2022, di lokasi PETI. Dalam proses penyelidikan hingga penyidikan 31 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Adam dalam siaran pers, Rabu (27/4). Ia mengatakan dari tangan 31 tersangka, tim gabungan berhasil menyita barang bukti 136,97 gram emas diduga hasil PETI bersama 3 u...